Rabu, 30 Maret 2022

Bos Indodax: Bitcoin Sejak dari Awalnya Bukan Alat Pembayaran



Jakarta: CEO Indodax Oscar Darmawan memperjelas bitcoin dan asset kripto yang lain bukan ditujukan sebagai alat pembayaran. Sama dengan emas batangan dan dinar, bitcoin ialah komoditas yang dapat diletakkan sebagai asset investasi.

"Bitcoin dan asset kripto ialah sebuah komoditas yang dapat diletakkan oleh beberapa orang untuk asset investasi. Berkenaan ini telah ditata oleh Kementerian Perdagangan lewat Bappebti (Tubuh Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi)," ungkapkan Oscar ke Medcom.id lewat pesan singkat aplikasi, Sabtu, 27 Februari 2022.

Di lain sisi, Oscar memberikan dukungan gagasan Bank Indonesia (BI) yang bakal mengeluarkan rupiah digital atau central bank digital currency. Kehadiran rupiah digital nanti dipercaya tidak mengusik gerakan harga asset kripto.

"Mata uang digital pasti tidak mengusik baris usaha Indodax sebagai basis trading jual-beli asset kripto. Karena bitcoin dan kripto tidak didatangkan untuk alat pembayaran, tetapi sebuah komoditas," terang ia.

Oscar ngomong jika rupiah digital ini mempunyai tujuan baik, yaitu untuk memperbesar ekosistem digital. Karena implementasi digitalisasi kini sedang digemari di tengah-tengah bersambungnya imbas wabah covid-19, karena berimplikasi pada keringanan dalam terhubung produk, service, sampai berbisnis.

"Karena konsepnya, digitalisasi datang sebagai jalan keluar atas persoalan yang sejauh ini terjadi. Dalam masalah ini, digitalisasi segera dapat memperbaiki keuangan konservatif," katanya.

Gubernur BI Perry Warjiyo awalnya memperjelas jika mata uang kripto seperti bitcoin dan semacamnya bukan alat pembayaran yang syah. Salah satu mata uang yang syah sebagai alat pembayaran ialah rupiah.

Ia mengatakan semua alat pembayaran memakai coin, uang kertas, uang digital harus memakai rupiah dan jadi kuasa bank sentra. Dengan demikian, karena itu bitcoin dan asset kripto yang lain bukan alat pembayaran yang syah di Indonesia.

"Dari sejak awalnya kami telah peringatkan dan tekankan bitcoin jangan sebagai alat pembayaran yang syah, demikian pula mata uang lain selainnya rupiah," terang Perry.